Jalan Lain Perubahan: Menulis (2/4)

522795467
Bagian kedua dari rangkaian tulisan Jalan Lain Perubahan ini saya akan melanjutkan skillset kedua yaitu menulis, setelah beberapa hari yang lalu saya mengulas tentang membaca, menulis adalah bagian yang tidak terpisahkan dari membaca (seharusnya).  Sedikit kita ulang kembali seperti yang sudah pernah ditulis Dave Schools seorang penulis tech startups, enterpreneurship, dan design bahwa seorang enterprenur sebaiknya memiliki skillset berupa membaca (read), menulis (write), berjejaring (network) dan juga (sering) gagal (fail).

Bagi saya sendiri, menulis menjadi salah satu sarana aktualisasi terbaik yang sampai kini saya lakukan. Ketika kadang sedang hilang arah, ketika bingung apa yang harus dilakukan, ketika seperti tak ada siapa-siapa yang bisa membantu, dan berbagai ketika lainnya dari dinamika perasaan yang hadir. Dengan menulis kita mampu merekam ide dan segala hal yang pernah kita lalui, pernah kita rasakan dengan detail dan spesifik. Menyiratkan yang tertulis, dan menuliskan yang tersirat. Menulis bagi saya sendiri begitu magis.

Lain lagi menurut Dave — meskipun ada bagian yang sama. Seperti yang dia ungkapkan berikut.

Ideas begin in your mind, but will end there unless they are written down. Keep a business idea journal. Jot every idea down in a notebook app in your phone using Evernote or OneNote. You never know when the idea will resurface later in life.

In today’s digital age, writing is the number one way to build a community online. An entrepreneur needs to bring an audience to the table, or the ability to grow an audience. This is something the technical person probably will not have or enjoy doing. Building an audience requires excellent communication skills and an entrepreneur who writes will have this.

“Ide dimulai dari dalam pikiranmu.” Dave mengawali tulisan bagian kedua dari skillset yang disarankannya. “Tetapi akan berakhir disana sampai ide-ide itu dituliskan,” lanjutnya. “Miliki sebuah jurnal ide bisnis. Tuliskan setiap ide ke dalam sebuah aplikasi catatan di handphonemu dengan Evernote atau OneNote. Kamu tidak pernah tahu ketika sebuah ide akan muncul kembali ke permukaan nantinya di kehidupan.”

“Di zaman digital sekarang ini, menulis adalah salah satu jalan untuk membangun jaringan daring (dalam jaringan). Seorang enterpreneur perlu membawa para penonton ke meja, atau sebuah kemampuan untuk menumbuhkan penonton. Ini adalah sesuatu yang orang teknikall mungkin tidak miliki atau nyaman melakukannya. Membangun penonton membutuhkan kemampuan-kemampuan komunikasi yang sangat baik dan seorang enterpreneur yang menulis akan memiliki kemampuan ini.”

Tulisan berseri bagian kedua ini tidak akan saya buat panjang seperti pada bagian pertama. Sebab yang kita harus lakukan untuk mengaplikasikannya adalah menulis. Apapun. Sekarang juga 🙂

Tulisan selanjutnya adalah skillset yang ketiga yaitu berjejaring kemudian yang terakhir adalah gagal(lah).

Let’s Change!

“If you are awake, and you’re an entrepreneur, you should be writing. It’s the single biggest skill I think you could develop.”

@oligardner, CEO of UnBounce

Advertisements

One response to “Jalan Lain Perubahan: Menulis (2/4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s