Start Strong

4205973_orig

Memulai hal baru merupakan sebuah tantangan. Meskipun begitu, bukan berarti memulai hal baru harus benar-benar dari nol. Bagaimanapun, kita bisa memulai sesuatu — sekalipun hal baru — dari hal-hal yang telah dilakukan atau ditemukan orang lain. Sebab, fungsi peradaban menemukan dirinya dalam sebuah keberlanjutan atau mungkin yang bisa kita temukan wujudnya dengan nama estafet.

Perubahan bisa menjadi dua wujud berbeda bagi yang menghadapinya, sebuah ancaman atau sebuah peluang. Dan tentu saja ini bukan tentang seorang optimis versus seorang pesimis. Tersebab, kedua karakter ini hadir dalam satu tubuh. Silih berganti berganti peran, terkadang begitu menggebu penuh semangat, terkadang resah penuh keluh. Dalam jeda panjang tanpa ada apa-apa, sang pesimis kadang begitu mendominasi konsistensi sang optimis untuk bertahan dalam disiplinnya untuk berjuang dalam tekadnya.

Perubahan pada akhirnya akan memaksa seseorang untuk merespon, entah bagaimana caranya. Sebab, jika tidak seseorang akan terhempas oleh dorongan perubahan cepat atau lambat. Oleh sebab itu, seseorang harus segera memulai apa yang memang harus dimulainya. Memulainya dengan segera, memulainya dengan kuat.

Sayangnya kita tidak juga belajar dari pengalaman masa lalu, pengalaman orang lain. Tentang bagaimana memulai sesuatu, kita hanya menaruh minat bagaimana menyelesaikannya. Tanpa mau tahu bagaimana, kenapa dan kapan memulai. Seperti membaca langsung bab akhir sebuah cerita, bukan? (meskipun terkadang, sesekali kita perlu berpikir sedikit berbeda dengan membaca dengan cara beda yang anti-main stream ini)

Memulai. Entah itu sebuah komunitas, rencana perjalanan, hubungan, karya, belajar atau apapun itu. Kita harus memulainya dengan kuat. Dalam artian melakukannya dengan niat yang benar, tekad yang kuat. Agar kelak ini menjadi landasan yang mampu menahan beratnya beban perjalanan kelak. Kemudian dengan kendaraannya yang berupa perencanaan yang baik, action plan yang tepat — yang tentunya dari pencapaian yang sudah ditetapkan, serta deadline waktu pencapaian. Karena sekali lagi, kita adalah ruh yang memiliki tubuh dengan batas waktunya di dunia ini.

Advertisements

3 responses to “Start Strong

  1. Baca ini jadi mikir lagi berapa banyak waktu terbuang hanya untuk mengumpulkan niat untuk memulai, padahal waktu lebih baik digunakan untuk merencanakan sebuah awal….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s