Berpikir Sederhana

consumption-transumption1

Berpikir sederhana tidak sesederhana memikirkannya. Menyederhanakan pemikiran yg kompleks butuh tindakan-tindakan yg tidak sederhana. Mengelompokkan, mengurutkan, memprioritaskan, sampai mengurangi. Artinya ada tambahan waktu yg kita perlukan untuk menyederhanakan apa yg sedang kita pikirkan. Tapi setelahnya hanyalah kemudahan-kemudahan saja yg harus kita hadapi.

Terlalu banyak ini itu tidak membawa kita kemana-mana. Artinya fokus menjadi syarat kita untuk menyederhanakan pikiran. Artinya ada hal-hal yg harus kita korbankan, terutama dalam hal egois pun nafsu yg tiada habisnya. Sederhana artinya menginginkan apa yg kita butuhkan. Bukan sebaliknya.

Sederhana layaknya sabar, tidak cukup sehari dua hari untuk menerapkan life-style semacam ini dalam keseharian. Butuh durasi panjang dan latihan berkali-kali. Karena sederhana adalah bentuk perlawanan dari keinginan-keinginan yg menggebu-gebu atas apa-apa yg tidak perlu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s