Kita Tidak Pernah Benar-benar Tahu

374380_457193477686179_1093064180_n
Kejutan-kejutan selalu hadir dalam hidup. Ada kejutan besar, ada kejutan kecil. Kejutan ini pulalah yang menjadikan hidup setiap orang benar-benar hidup. Meskipun aktivitas seperti memperkirakan, mengestimasi, menaksir, menghitung risiko hingga mempersiapkan rencana A diiringi hingga rencana cadangan Z adalah bentuk upaya-upaya yg selalu kita kita usahakan dalam mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri dari apa? Dari kejutan-kejutan yang benar-benar sudah kita ketahui pasti akan datang. Ya, kejutan-kejutan itulah yg sesungguhnya benar-benar kita tahu.

Kejutan hadir dalam berbagai macam bentuk. Memilih wujud dari yg mungkin tak pernah kita sangka. Dalam wujud kesempatan yg sekonyong mendilemakan, dalam wujud seseorang yg tiba-tiba hadir, dalam ketidakberwujudan sekalipun yg justru samasekali tidak terjadi apa-apa, sebuah kehampaan.

Kita, manusia, suka dengan cerita. Tersebab dalam cerita ada saja kejutan-kejutan yg hadir. Kejutan asing yg samasekali pernah dikenal sepanjang hidupnya. Untuk itu kita suka cerita. Karena mungkin sekali waktu, kita benar-benar memerlukan wawasan menghadapi kejutan dari cerita yg begitu banyak kita himpun dalam ‘brankas’ sekuritas diri. Sampai, sang waktu tiba membawa kejutan, kita telah benar-benar lupa dimana referensi cerita yg pernah kita baca ketika menghadapi situasi sebelas duabelas. Duh!

Tapi tentu saja, kita, manusia selalu mempunyai cara menghadapi kejutan2 tersebut, selalu saja ada sisi kreatifitas kita untuk mampu bertahan dengan efek kejutan tersebut sampai kita mampu beradaptasi padanya. Kita selalu tahu bahwa kejutan adalah sebuah keniscayaan. Yang tak benar-benar kita tahu adalah ia hadir dalam wujud apa dan kapan. Tapi kita selalu tahu, setelah dia sering hadir, kita membentuk imun yg mampu mengatasi efek2 yg tak diinginkan. Sehingga sampai pada tahapannya — yang entah kapan — kita mampu berkata, “Hai, kejutan, apa kabar dirimu?”, seperti sapaan kawan karib yg sudah lama tak bertemu.

Hanya saja, jangan terlalu khawatir berlebihan atas kejutan-kejutan yg akan datang. Tersebab kita sudah diberitahukan, bahwa kita tidak diberi beban melebihi kemampuan kita. Dan bukankan kejutan itu tidak harus berwujud pada hal yg buruk? 🙂

Advertisements

One response to “Kita Tidak Pernah Benar-benar Tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s