Blogging Selama Dua Revolusi Bumi

happy anniversary

Jadi, tadi pagi menjelang siang saya dapat notif dari wordpress. Pas saya lihat, ternyata trophy ucapan selamat atas dua tahunnya saya ngeblog 🙂 . Tidak terasa, ternyata sudah dua tahun nge-blog. Dan sudah dua tahun juga saya berkomitmen untuk ‘rajin’ ngeblog di jejaring blognya Matt Mullenweg. Thanks Matt!

Awal-awal memulai blog ini, saya tidak tahu akan bertahan sampai hari ini. Berkomitmen untuk menulis setiap hari, mesti malas menerjang, meski ide enggan datang. Kemudian benarlah kata orang-orang, mempertahankan apa yg kita mulailah bagian yg terberat. Banyak saja kondisi-kondisi yg membuat kita berpikir untuk memberikan excuse untuk tidak menulis sehari, dua hari sampai tahu-tahu kita sudah lupa apa yg sedang kita mulai.

Ada yg mengatakan kuantitas akan membentuk kualitas. Saya percaya atas hal itu. Pertama kali ngeblog, kaku rasanya jari-jari untuk menuangkan apa yg terucap dalam pikiran. Semakin hari, latihan dan tindakan nyatalah yg menunjukan hasilnya tunai kepada kita.

Menulis atau blogging dalam hal ini, sudah menjadi kebutuhan. Kita membutuhkan aktivitas menulis, tersebab menulis adalah pembentukan diri. Menulis adalah penelusuran berbagai kata kunci tentang diri kita. Menulis adalah penyusunan apa yang terserak dari diri kita. Menulis adalah tentang kepedulian. Menulis adalah manfaat itu sendiri.

Maka, jangan heran ketika bangsa ini seperti tidak mengenal identitas dirinya sendiri. Karena, memang itulah yg terus terjadi, semakin hari kita tereduksi atas pemahaman diri. Lalu, bagaimana kita mencoba memahami orang lain?

Sebagai bagian dari 240 juta jiwa yg terletak pada ribuan gugus kepulauan dengan ribuan multi bahasa. Sebagai eksistensi subjek bahari dan agrari sekaligus, bangsa ini besar dalam akar rumput yg luar biasa. Hanya saja, sekali lagi, kita terjajah menjadi orang biasa yg tak peduli apa-apa. Tak peduli pada keingintahuan, tak peduli pada pembangunan, tak peduli pada makna, tak peduli pada kerjasama, atau mungkin juga tak peduli pada harga diri?

Ini kontemplasiku atas kali kedua aku mengelilingi matahari sembari blogging. Kamu?

Advertisements

2 responses to “Blogging Selama Dua Revolusi Bumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s