Define The Problem

45165_745414748809740_665738866_n

Mendefinisikan permasalahan dengan tepat sudah menyelesaikan 50% solusi. Petuah ini yg selalu saya ingat ketika jaman kuliah dulu. Dan petuah ini juga yang mengubah banyak hal dalam kehidupan saya kini. Bagaimana tidak? memahami konsep ini saya sendiri menjadi sadar bahwa yang pertama yg harus saya sadari adalah: saya memiliki masalah. Bukankah banyak di luar sana yg bahkan tidak sadar (atau tidak mau sadar) bahwa dirinya memiliki masalah.

Leap atau lompatan/tahap kedua — dan yang tak kalah penting setelah sadar — adalah: saya mampu mendefinisikan masalah. Bukankah banyak di luar sana yg mencoba menyelesaikan gejala ketimbang sakitnya? artinya kita salah berasumsi bahwa masalah kita adalah A padahal B, mau jungkir balik seperti apapun ya nggak akan selesai permasalahannya.

Kemudian yang terpenting setelah sadar dan mampu mendenisikan atas sebuah permasalahan langkah terakhir adalah: saya mau untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bukankah banyak di luar sana yang sadar dan tahu persis bagaimana permasalahannya, justru mengambil sikap masa bodo, tidak peduli? dikarenakan kelelahan dan kebosanannya yang terlebih dulu mendahului kesabarannya. Bukankah kita seharusnya curiga kenapa Kalamullah merepitisi sabar dan solat sebagai penolong? Bukankah kita seharusnya curiga bahwa pertolongan Allah itu begitu dekat? yang dimana pada akhirnya, masalah hanya penanda bahwa kita benar-benar ada di dunia ini, dan masalah hanyalah kantung-kantung perbekalan di akhirat kelak jika kita mampu sabar  atasnya. Insyaallah.

Advertisements

2 responses to “Define The Problem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s