Resolusi Belajar 2.0: “Use it or Lose it” [Lanjutan]

“All the latest research says that your brain needs exercise to stay youthful and fit. Wonder junkie Jason Silva and deception specialist Apollo Robbins are going to put your brain to the test with a serious workout.” –Brain Games, eps 10.

Otak dan Otot

Itulah sinopsis episode ke sepuluh dari program NatGeo yang tadi pagi saya tonton. Dari tayangan episode Brain Games kali ini, penonton dihimbau bahwa otak itu seperti otot. Jika tidak digerakan atau dilatih akan kaku atau tidak berkembang. Oleh karena, otak juga harus sering-sering dilatih seperti otot agar selalu dalam keadaan sehat dan bugar, serta senantiasa dioptimalkan ketika kita perlukan. Sebab jika tidak, kreativitas dan daya berinovasi yang kita harus pertaruhkan — belum juga daya tahan memori kita di usia senja nanti.

Sebagai seorang Pembelajar Sepanjang Hayat atau Lifelong Learners, kita tentunya harus terus menerus mengkondisikan diri untuk dapat belajar apa saja, dimana saja dan kapan saja. Tapi, tentu saja — yang mungkin masih kita anggap —  bahwa kendala atau hambatan itu selalu — seolah-olah — ada. Bahwa kita terbiasa belajar secara sistematis dan praktis melalui sekolah-sekolah konvensional dimana sebagai murid kita terikat pada komitmen kehadiran tatap muka langsung dan sejumlah pretelan turunan konvensional pengikutnya.

Excuses?!

Saya sendiri masih belum terbiasa untuk belajar tanpa ada tuntunan sylabus yang diberikan, tanpa modul atau referensi yang harus dibaca, tanpa pengajar yang hadir dan mengarahkan segala sesuatunya agar kita dapat memahami goal dari sebuah subjek pelajaran. Maka sudah setahun sejak kelulusan, saya sendiri masih mencari-cari metode yang terbaik untuk belajar dari masa transisi pelajar sekolahan ke pelajar kehidupan.

Maka menjadi seorang courserian adalah salah satunya. Saya sendiri sudah tahu Coursera sebetulnya sudah dari setahun yang lalu.  Hanya saja, waktu di awal-awal saya terlalu lapar mata dan langsung ambil banyak course-course yang saya minati. Alhasil, tanpa perencanaan dan kalkulasi yang baik, tidak ada course yang benar-benar saya selesaikan. Semuanya berhenti di tengah-tengah. Meskipun kalau boleh beralasan, alasannya karena saya masih bertransisi juga menjadi seorang fresh graduate, yang waktunya didominasi oleh serangkaian tes dan wawancara. Tapi memang alasan tinggal alasan, ketika sudah tidak sibuk dengan rangkaian tes tersebut alasan yang muncul adalah sibuk dalam bekerja.

Digitalisasi dan Perencanaan

Tapi dan bagaimanapun juga, manusia adalah makhluk yang selalu belajar dari kesalahannya, kan? Sesekali boleh dong. Salah sekali, Gagal sekali, Malas sekali. Hehehe. Oleh tersebab itulah dari rangkaian resolusi yang ingin saya capai, salah satunya adalah belajar: Belajar 2.0. Kenapa Belajar 2.0? Karena memang media belajarnya sendiri tidak konvensional, pengajar, modul atau buku, teman-teman satu course ini kesemuanya disatukan dalam konektivitas digital!

Dan setelah semuanya dapat terakses dengan mudah dan terintegrasi. Kebutuhan akan niat dan tekad yang kuatlah yang perlu diwujudkan dalam menyelesaikan apa yang kita mulai. Perencanaan adalah langkah awalnya, seperti taujih dari seorang Ali Bin Abi Thalib“Kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tak terorganisir”. Tersebab itulah, jika jelas-jelas apa yang kita niatkan baik, sudah selayaknya kita mengorganisirnya dengan baik pula. Dan pada kesempatan yang lain seorang Harun Al-Rasyid berkata, “Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan, sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung segala usaha maksimal.”

Enam Courses, Enam Bulan

Ke poin utama dari rangkaian postingan resolusi ini adalah rencana course-course yang saya akan ikuti 6 bulan ke depan sepanjang semester pertama di tahun 2014, here they are:

1. The Power of Macroeconomics: Economic Principles in the Real World

course one

2. Think Again: How to Reason and Argue

course two

3. Introduction to Sustainability

course three

4. Model Thinking

course four

5. Maps and the Geospatial Revolution

course five

and last but not least, 6. Paradoxes of War

course six

363 Hours of Total Workload

363 jam, inilah total jam estimasi yang harus saya gunakan untuk menyelesaikan keenam course di atas (didapat dari workload dikalikan lama belajar/durasi per course). Kalau melihat dari stok waktu luang saya di postingan sebelumnya yaitu 1277,5 jam selama setahun, berarti saya bagi dua ya karena 6 bulan di semester pertama durasi belajar, jadi 638, 75 jam. Maka saya sudah punya alokasi 50% kegiatan yang harus saya lakukan dari total waktu luang yang saya miliki 😀

Oiya, ada satu tantangan lagi nih 😉 Course-course itu tidak semuanya dimulai berbarengan, ada juga si yang mulainya hampir berbarengan, tapi lebih banyak yang susul menyusul, jadinya kita perlu lihat timeline-nya dengan bantuan Gantt Chart supaya bisa lihat di minggu-minggu mana kita bisa berleha-leha, dan di minggu-minggu mana kita mesti siap nyeduh kopi. hehehe. Untuk Gantt Chart kali ini, saya buat di Ms. Project, bisa juga di Ms. Excel. Berikut penampakannya pada Grafik 1.

Gantt chart

Grafik 1 Gantt Chart Coursera 2014 Sem. 1

Voila, Kita bisa lihat di minggu pertama baru satu course yang mulai, disusul minggu kedua, satu course dimulai lagi. Sampai minggu keempat hingga minggu kesepuluh itu adalah minggu-minggu sibuk atau peak season-nya, karena ada empat course yang sedang berproses. Oke, challenge acepted! Semoga bisa menyelesaikan keseluruhan course ini dengan usaha yang optimal dan hasil yang baik. Kalau ada kelas yang sama, kasih tahu saya ya reader. Jadi kita bisa meet-up untuk belajar bareng, diskusi bareng, ataupun sekedar berkenalan 😉

[Mungkin Bersambung]

Advertisements

One response to “Resolusi Belajar 2.0: “Use it or Lose it” [Lanjutan]

  1. Pingback: Decision Making – ‘Pengambilan’ Keputusan? | dediwiyanto·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s