Ketika Bincang Terjerat

Bincang datang, bincang pergi

Sesekali bincang diam, sesekali bincang ramai

Duh, bincang sana bincang sini

Sepertinya sedikit bincang yang memperbagus diri

Bincang bernasihat menjadi pengingat

Bincang dusta menjadi buta

Bincang buruk menjadi terpuruk

Bincang baik jadilah apik

Bincang harusnya tak lupa tuk simak

Sebab tak sedikit bincang yang terjebak

Hinggap di rasa untuk berpijak

Tak mampu hilang, justru menjadi jejak

Sesekali bincang perlu berbentur, dahsyat

Agar kelak paham dalam surat pun sirat

Ah, mesti begitu, bincang pun mampu penat

Diam datang, dan bincangpun terjerat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s