Akhir Pekan Yang (Justru) Sibuk

Alhamdulillah. Ucapan ini yang saya harus ucapkan terlebih dahulu. Bersyukur di tengah-tengah kesibukan yang sedang dijalani. Bersyukur atas segala hal yang terjadi pada diri. Jika kebanyakan orang sibuk dari hari Senin-Jumat, pagi-sore dengan rutinitas bekerja. Sekarang ini saya justru kebalikannya, sibuk di penghujung dan akhir pekan itu sendiri, Jumat-Minggu dari pagi hingga menjelang tengah malam ini. Agak aneh memang 😀 hehe.

Pekerjaan Yang Seperti Kuliah

Pekerjaan yang saya lakukan seperti masa-masa kuliah dulu :’) . Layaknya tugas besar, penelitian atau skripsi yaitu membuat laporan studi. Semua pengerjaannya pun sama persis, dari membuat laporan pendahuluan, presentasi, mencari data primer dan sekunder, melakukan survey dan wawancara, mengolah data, mencari referensi, baca undang-undang ini, baca pedoman itu, baca jurnal ini, baca presentasi itu, menyusun, mengedit, memaparkan, asistensi, merevisi hingga menjadikannya menjadi sebuah laporan akhir dari sebuah studi. Bedanya adalah judul, ruang lingkup dan hasil yang diharapkan sudah ditentukan.

Dua Sisi

Pekerjaan ini — dan sepertinya manapun — tentunya memiliki dua sisi, menyenangkan dan tidak menyenangkannya. Tidak menyenangkannya adalah seperti yang saya ceritakan di awal, jadwal kerja yang agak random, yang terkadang orang libur saya tidak, orang tidur saya melek. Tapi saya sendiri merasakan banyak menyenangkannya sih, selain harus terus menerus berinovasi dan mempelajari objek yang baru. Jalan-jalan, melihat tempat-tempat baru, bertemu orang-orang baru menjadi sebuah travel of duty yang tak terpisahkan dari pekerjaan yang saya lakukan. Dan penghasilan hanyalah efek 😀

Jangan Pernah Puas

Dalam hal prestasi, saya memaksa diri untuk tidak pernah puas. Selalu memutar otak, menyadarkan diri agar tidak pernah lama-lama berada di zona nyaman. Atau semua hal yang mudah dan melenakan, akan selalu ada degradasi sepaket di dalamnya. Untuk itu, bergerak nan dinamis mutlak dilakukan, dalam hal berinovasi dalam hal mengembangkan keilmupengetahuan diri. Agar kita terus bertumbuh, melejit.

(Menjelang menyeduh kopi untuk memulai aktivitas selanjutnya, di sela rehat, agar tidak penat dan mata tidak sepat)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s