Komunitas dan Kolaborasi (Community and Collaboration)

Ketrampilan memang bisa dipelajari, tapi Passion tidak bisa dipaksakan.”

“Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.” [AlQur’an Al-Lail: 4]

 

#Komunitas menjadi sebuah tren sekarang ini, banyak dan variatif. Mulai dari #komunitas baca buku, #komunitas jalan-jalan, #komunitas makan, #komunitas berkebun hingga #komunitas fotografi ponsel. Kalau membaca definisi #komunitas di KBBI Online,  definisi yang didapat adalah sebagai berikut, n kelompok organisme (orang dsb) yg hidup dan saling berinteraksi di dl daerah tertentu; masyarakat; paguyuban.

Melihat dari kenyataannya sekarang ini definisi #komunitas sepertinya perlu sedikit diubah, mengingat orang-orang yang tergabung #komunitas sendiri itu sekarang ini tidak tinggal di daerah tertentu yang sama. Sebab, melalu perkembangan teknologi yang mampu menghapus batas-batas geografis,  menjadikan ‘daerah tertentu’ sama sekali tak berarti secara harfiah.

Muncul sebuah pertanyaan, kenapa ada begitu banyak #komunitas yang muncul dan berkembang? Menurut hemat sederhana saya, karena munculnya kemudahan interaksi setiap orang sekarang ini. Orang-orang yang ber-passion dan menyukai pada sesuatu hal yang sama cenderung untuk berkumpul, kemudian berinteraksi untuk saling berbagi atas kesukaannya tersebut. Mungkin, dulu seseorang atau sedikit orang merasa bingung menemukan orang lain yang juga memiliki passion dan hobi yang sama. Tetapi, hal itu sekarang sudah bukan kendala lagi, maka meledaklah tren #komunitas.

Kelebihan dengan adanya #komunitas antara lainnya lagi adalah mempercepat ketrampilan atau hasil yang ingin didapatkan. Sebab, dengan adanya #komunitas banyak hal yang tidak bisa kerjakan sendiri. Melalui komunitas akan timbul sebuah #kolaborasi yang definisinya di dalam KBBI Online yaitu n  (perbuatan) kerja sama (dng musuh dsb). Dengan adanya #kolaborasi ini setiap orang dapat membarter percepatan-percepatan khasnya masing-masing untuk diduplikasikan kepada yang lainnya. Entah itu duplikasi semangat, cara, metode dan berbagai bentuk lainnya.

Sederhananya #komunitas adalah sebuah wadah. Karena kita tahu bahwa wadah bisa diisi apa saja, maka sudah selayaknya kita sadar bagaimana kita kita menciptakan kualitas terbaik pada wadah plus isinya tersebut. Melalui #kolaborasi yang baik dan #bersinergi-lah kita dapat mencapai sebuah komunitas ideal keinginan masing-masing.

“Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamubisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap“. (HR.Bukhari & Muslim).

“Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari)

“Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya.” [AlQur’an Ar-Ra’d: 17]

DSCN2304

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s