Antara Detos Sampai Margo City

Menghabiskan akhir pekan, pastinya seru jika waktunya dihabiskan untuk berkumpul bersama keluarga ataupun bersama teman-teman. Sebab dari kesibukan masing-masing orang, berkomunikasi alih-alih bertatap muka menjadi hal yang langka untuk bisa dilakukan pada hari-hari kerja. Dan biasanya acara ngumpul-ngumpul ini lebih sering dilakukan di luar rumah seperti mall, tempat makan ataupun berbagai tempat rekreasi lainnya.

DSC_0455

It’s Weekend!

Nah, tak terhindar juga Detos dan Margo City sebagai salah satu dan dua tempat tujuan favorit bagi banyak orang untuk menghabiskan akhir pekannya bersama keluarga pun teman-teman terutama yang tinggalnya di sekitar Depok atau Jakarta Selatan. Pokoknya ketika akhir pekan tiba, mendadak semuanya tumplek bleg di antara Detos sampai Margo City ini.

DSC_0450

Keramaian akhir pekan @Margonda

Sebagai informasi, penduduk kota Depok pada tahun 2011 telah mencapai lebih kurang 1,8 juta jiwa. Kemudian dari 1,8 juta jiwa tersebut setidaknya pada tahun yang sama jumlah mobil pribadi dan motor berturut-turut berjumlah 7o ribu-an unit mobil dan 500 ribu-an unit motor.

DSC_0463

Jembatan penyeberangan antara Detos dan Margo

Dari informasi tersebut, sekarang bisa kita bayangkan jika banyak orang yang berkeinginan sama untuk menghabiskan akhir pekannya di antara Detos sampai Margo City, akan seperti apa kondisi diantara kedua tempat ini. Itupun belum terhitung dengan penduduk commuter (bolak-balik antar kota) macam saya ini yang berperan serta dalam menambah kepadatan tersebut ๐Ÿ™‚

DSC_0466

Latihan Flash Mob (?)

DSC_0482

Sakura Blossom mengelilingi Foodcourt

Tapi tentu saja hal ini bukan larangan dan hal yang bisa dilarang-larang. Sebab setiap orang punya haknya masing-masing untuk pergi kemanapun yang dia suka, khan? Hanya saja kalau ada pilihan lain sih, saya cenderung menghindari tempat ramai seperti ini. Ya, sesekali boleh juga ikut meramaikan pusat perbelanjaan di Depok ini. Lumayan “berolahraga” juga bolak-balik Detos-Margo-Detos (lagi) dengan sedikit lari-lari kecil yang sesekalinya menyalip dan menerobos kerumunan disana-sini. Dengan badan yang cukup extra ini saya lebih mudah membuka jalan untuk teman-teman kalo lagi menerobos. Jadi saya mohon maaf kalo ada pembaca blog ini yang mungkin merasa kesenggol atau sedikit tertabrak badan saya ini. Hehehe ๐Ÿ˜€

Advertisements

One response to “Antara Detos Sampai Margo City

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s