Habis Gelap Terbitlah Terang, Tetapi Bersiap-siaplah Untuk Gelap Lagi!

Hidup ini tidak kita jalani dengan lurus-lurus saja. Akan selalu ada kondisi yang menghimpit entah pada suatu ketika. Kondisi yang begitu menghimpit, dimana leher tercekik begitu kuat sampai susah untuk bernafas. Himpitan yang hampir-hampir saja memupuskan harapan untuk bisa bangkit lagi dari segala jenis keterpurukan.

Tetapi, hidup juga tidak akan selamanya kita jalani dengan penderitaan saja. Akan selalu ada kondisi yang melapangkan, meluaskan hati serta jiwa dari ketakutan-ketakutan yang senantiasa menghadang. Benih-benih harapan baru yang senantiasa tumbuh untuk kita ambil. Harapan yang menyeruak dari kegersangan, seburuk apapun situasinya. Harapan akan selalu ada.

Ketakutan ataupun bahaya adalah suatu kenyataan, sedangkan keberanian adalah pilihan diri untuk menghadapinya. Bahwa hidup ini adalah siklus adalah suatu kepastian, menjadi lebih baik dari siklus yang harus dijalani adalah sebuah pilihan. Kita selalu dapat memilih sikap dalam menghadapi berbagai situasi, pada akhirnya sikap inilah yang menentukan apakah diri menjadi lebih baik atau tidak.

Sudah sifat dasar kita bahwa manusia itu selalu lupa. Lupa yang terkadang menyebabkan tidak sadarnya akan kehilangan. Entah kehilangan waktu, materi dan berbagai kesempatan. Hingga sampai pada berbagai penyesalan, yang tentu saja dari dulu kita tahu, letaknya selalu di belakang.

Penyesalan yang kerap untuk disesalkan terlebih adalah telat. Telat untuk memulai, telat untuk sadar, telat untuk memperbaiki atau mungkin juga telat untuk mengakhiri. Tetapi teringat lagi sebuah nasihat, jika memang telat untuk memulai dari dulu (terutama dalam hal kebaikan) maka waktu yang terbaik setelah dahulu adalah sekarang.

Ya, rasanya sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai kebaikan, waktu yang tepat untuk sadar, waktu yang tepat memperbaiki serta waktu yang tepat untuk mengakhiri keburukan. Sebab ketika kita tahu bahwa setelah gelap akan terbit terang, tentu saja kita juga harus tahu bahwa sekonyong-konyong gelap selalu siap hadir kembali. Maka bersiap-siap adalah bentuk persiapan terbaik untuk menghadapi kondisi-kondisi gelap selanjutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s