Kursi, Duduk, dan Menunggu

Saya tidak tahu siapa yang pertama kali menciptakan kursi, dan juga kenapa bentuk kursi seperti itu — yang selama ini kita tahu, yang serta merta kursi yang kita pakai duduk itu — biasanya digunakan untuk menunggu.  Meskipun kita juga pernah menggunakan  kursi bukan untuk duduk — mungkin dipakai untuk berdiri, dipakai untuk tidur, atau dipakai untuk dianggap dan difungsikan sebagai meja, (sepertinya saya pernah menggunakan kursi untuk melakukan kegiatan yang memang di luar dari biasa, hehehe) — malah.

Mungkin kita juga pernah duduk bukan di kursi — saya sendiri pernah duduk di kasur, duduk di emperan jalan, duduk di atas tanah, duduk di sepeda, tapi serius lho saya belum pernah duduk di kursi panas paling-paling cuma di kursi mesin pijat. Kemudian tentang menunggu, menunggupun sebetulnya tidak harus duduk  bisa juga berdiri (entah ini karena nggak ada kursi, atau kita yang sudah terlalu lama duduk), bahkan juga meski menunggu sambil duduk tapi bisa juga tidak duduk di kursi. Jadi, dari kursi, duduk dan menunggu inipun — dan ternyata — tidak harus menjadi bagian yang terkait, meski bisa juga dikait-kaitkan sih kalau mau, tapi ini pilihan lho.

IMG_1349[1]

Sekumpulan kursi, biasanya berada pada area yang sama, bisa pada ruang yang sama, di tempat tunggu semisal stasiun atau shelter yang sama. Jika saja menjadi kursi, maka kita dapat melihat bahwa orang-orang yang mendudukinya silih berganti dari rentang-rentang waktu. Jika saja menjadi orang yang menduduki kursi, maka kita dapat melihat berbagai jenis kursi pada berbagai area, sehingga sehari saja kita bisa duduk di 5 jenis kursi yang berbeda di tempat yang berbeda, pula. Interaksi pun sering kita lakukan dengan orang-orang yang duduk di kursi yang dekat dengan kita (saja) (biasanya). Lalu bagaimana dengan yang hanya duduk di kursi yang sama setiap harinya (?) atau dengan yang tidak punya kursi (?). Mungkin sesekali kita perlu berdiri, mungkin sesekali kita perlu berjalan, mungkin sesekali kita harus membuat kursi kita sendiri.

Saya pun sebenarnya pernah juga berkirim pesan pada seorang kawan , rencananya adalah ingin bertemu dan sharing, sambil memaparkan jawaban dari tawaran yang pernah ditawarkan — sambil juga berbagi kisah dan pengalaman jika memang waktu memungkinkan, yang menurut saya kisah dan pengalaman itu menarik dan penting untuk dibagi. Ya pilihan lagi ketika kita mau menjadikan sesuatu itu penting dan menarik dan persepsi kita atas sebuah pilihan lagi sebetulnya dari pilihan-pilihan dari pengalaman masa lalu.

IMG00614-20120302-1153

Tapi sepertinya pesan saya tersebut mungkin mengalami 3 kondisi; pertama, tidak sampai, kemudian tidak dibaca; kedua, sampai, tapi tidak dibaca; ketiga, sampai, dibaca, …. (saya tidak tahu kelanjutannya). Hingga sampai sekarang saya masih menunggu respon pesan pendek dari seorang kawan saya tersebut. Mungkin selama hampir seminggu ini dia sibuk, mungkin juga masa tunggu jawaban  yang terlalu lama, mungkin juga lupa, dan berbagai mungkin lainnya yang selalu menjadikan kita mafhum dan maklum.

Tapi — sekali lagi — ini semua pilihan (kan?). Bagaimana simpul-simpul interaksi kita tetap mau terjalin, bagaimana kita menjadikan penting apa yang terkesan tidak penting pun sebaliknya, bagaimana menyederhanakan apa yang terlalu rumit, bagaimana kita memulai dari apa yang akan berakhir, bagaimana kita mengakhiri apa yang kita mulai, bagaimana kita memberi reaksi pada sebab, bagaimana kita menjelaskan sebab pada reaksi, bagaimana kita memilih dari sejumlah pilihan, atau bagaimana kita menciptakan pilihan ketika tidak ada pilihan untuk dipilih. Ya, pilihanlah yang selalu menghantarkan rangkaian perjalanan kita, dari memilih mau duduk di kursi yang mana, mau duduk dimana dan melalukan apa, mau menunggu siapa dan dimana, ataukah duduk di kursi sambil menunggu saja.[]

IMG_1080[1]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s