Lap 1/12, 4/54, 31/365

Terkadang dalam menjalani rutinitas ,kita  memerlukan sedikit pembaharuan — misalnya saja rutinitas saya bersepeda, saya ingin merubah track-nya dengan berlawan arah — meski itu hanya balik kanan!”

Akhirnya sampai juga di penghujung Bagian Pertama dari Marathon Lintasan 365 hari ini, bersamaan juga di pertengahan bulan Rabiul Awal di Tahun ke 1434 Hijriah — yang merupakan bulan lahirnya seseorang yang kelahirannya membawa bahagia buat umat manusia di seluruh dunia. Cukup banyak lika-liku selama sebulan penuh mengawali tahap lari marathon panjang sepanjang setahun hingga ke depannya nanti. Berbagai macam orang, tempat dan peristiwa datang silih berganti memenuhi ketentuan yang telah tertera dari tinta yang telah mengering dan pena yang telah diangkat.

82087964

Dari sekian rencana dan harapan yang dicicil untuk dimulai dan diwujudkan pada bulan Jakjanuari (Jakarta hujan sehari-hari) ini juga tidak memudahkan seperti membalik telapak tangan. Karena penyakit-penyakit malas, bosan, jenuh, tidak peduli, sok tahu, dan sok pintar tak pernah gentar untuk terus menggoda alih-alih membujuk agar enggan untuk bergerak, mengevaluasi, memperbaiki serta meningkatkan. Misalnya saja, dari rencana untuk blogging setiap hari (post-a-day) yang saya coba galakkan, ternyata mengalami bolong disana-sini.

Sebulan ini juga terhampar begitu banyak hikmah untuk dipetik, dari rangkaian peristiwa yang terkadang runut, terlebih sering acak (random) — jadi mau atau nggak, harus pintar-pintar untuk mengaitkan peristiwa-peristiwa satu dengan lainnya agar menjadi hikmah atau pembelajaran yang benar-benar utuh. Serunya lagi di bulan ini, banyak teman yang juga memulai  blog-nya sendiri, jadinya banyak bahan baca berkhasanah baru yang siap untuk dinikmati — dari teman-teman ini jugalah saya diingatkan banyak hal atas apa-apa yang sering diri ini lupa serta memperbaiki persepsi   yang terkadang suka memberi tipu daya.

IMG_1125[1]

Mengembangkan potensi diri adalah bagian dari proses bertumbuh yang harus menerus digiatkan, ini kalau diri tidak mau tergerus oleh pergerakan jaman. Membaca (iqra’) harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari setiap-setiap kesempatan jeda dalam rutinitas yang kita jalani: entah itu membaca buku, membaca perilaku, membaca pola, membaca peristiwa, membaca raut muka serta berbagai kegiatan membaca-membaca yang lainnya. Karena keberlanjutan diri kita akan terus disambung dengan menjembatani masa lalu dan masa depan, dan membaca adalah jembatannya.

Bulan ini juga ada sejumlah buku (3) dan majalah (2) yang saya beli — sedihnya adalah belum ada satupun dari buku tersebut yang saya selesaikan. Memulai 5 subjects baru dari term pertama, rasa-rasanya menjadi tantangan yang harus dikebut dengan percepatan (acceleration) yang membutuhkan semangat ganda berkelanjutan.

Darul Ilmi

Di bulan ini juga — yang namanya kehidupan — tiada terlepas dari pilihan-pilihan yang harus diambil. Sampai kapanpun sepertinya memilih atau dipilih menjadi rangkaian runtutan peristiwa yang selalu menarik untuk dibahas, dibincangkan. Hanya saja masalah hasil dari (result) itu harus kita serahkan kembali kepada Allah Sang Pencipta Pilihan, Sang Pemberi Hasil Akhir. Kita rasa-rasanya juga tidak benar terlepas dari sebuah pilihan meski kita tidak memilih — meski pun sudah beritikad untuk memaui untuk memilih. Karena (lagi-lagi) akan ada yang memilihkan untuk kita, tapi sekali (lagi) ini adalah sebuah pilihan untuk mau membahas pilihan ataupun tidak. Karena kita terlebih suka untuk tergesa ketimbang cekatan. Kita terlebih suka menilai ketimbang menjelaskan nilai. Dan kita mungkin terlebih sering lupa kalau kita nayalah seorang perantara.

Teringat dari posting-an seorang teman yang temanya berkenaan dengan pilihan dan takdir, saya jadi merenung cukup dalam:

  • “Dan jika sesuatu menimpamu, maka jangan katakan, ‘Seandainya saya melakukan ini dan ini, tentu akan begini.’ Namun, katakan, ‘Takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi,’ karena kata ‘seandainya’ bisa membuka tipu daya setan.” (HR. Muslim)
  • “Jagalah Allah, niscaya engkau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Dan ketahuilah, sesungguhnya seandainya umat ini bersatu untuk memberikan suatu kemanfaatan kepadamu, maka mereka tidak akan dapat memberinya, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Dan seandainya mereka bersatu untuk mendatangkan suatu kemudharatan kepadamu, maka mereka tidak dapat mendatangkannya, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering.” (HR. Tirmidzi)
  • “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di Bumi dan (tidak pula) pada dirimu  sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.” (QS Al Hadid 22)

tumblr_mgp6v6D1Q11rhu2gao1_1280

Terakhir yang saya ingin utarakan, terkadang dalam menjalani rutinitas, kita memerlukan sedikit pembaharuan — misalnya saja rutinitas saya bersepeda, saya ingin merubah track-nya dengan berlawan arah — meski itu hanya balik kanan! Wallahu a’lam bis shawab

Semangat menjalani hari ini kawan(s) 😀 ! Semoga berkah dalam setiap aktivitasnya dan selalu ingat bahwa bahagia itu sederhana, sesederhana berjalan. Aamiin.

————————————————————————————————————————-

Photo Credit : (fig.1) Tom Grill, (fig 2, 3, featured,) Me, (last fig) LionofAllah.com

Advertisements

One response to “Lap 1/12, 4/54, 31/365

  1. Pingback: [Masih] Berlari Marathon: Lap 2/12, 8/54, 59/365 | dediwiyanto·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s