Segera Masih Kurang Baik Dibandingkan Sekarang Juga.

“A journey of a thousand miles must begin with a single step,”  Lao Tzu (570470 SM)

Langkah Awal

Awalnya saya selalu berpikir bahwa setiap menjadi apapun harus langsung yang wah! atau wow! Kalau mau jadi businessman ya harus punya dagangan keren, unik pun langka, dimana ribuan orang mau langsung beli plus dengan business plan hebat dengan strategi futuristik siap untuk 20 bahkan 50 tahun ke depan.

Kalau mau jadi penulis ya harus siap langsung terkenal, langsung punya buku bakal calon bestseller, tulisan menggugah yang membuat decak kagum banyak orang. Kalau mau jadi traveller ya harus pergi ke destinasi yang jauh, pelosok, pedalaman, susah dijangkau, dan pokoknya yang sebisa mungkin jarang alih-alih ditemuin oleh orang-orang.

Pun juga dengan keinginan untuk merubah dunia menjadi lebih baik, menjadi lebih maju dan lain sebagainya. Entah dengan berimajinasi menjadi motivator, pemimpin atau presiden yang dapat menggerakan ribuan hingga jutaan orang dengan berteriak lantang, “Kita harus..bla.bla.bla!”, “Kita sebagai pemuda tangguh nan perkasa adalah mutiara di tengah lautan..bla.bla.bla!”, atau “Sistem ini harusnya..bla.bla.bla!”

Mengajak Perubahan

Di tengah kelupaan inilah, Allah menghadirkan kembali kepada saya sejumlah peristiwa dalam aliran cerita sebagai pengingat–sebagai hikmah. Peristiwa-peristiwa tersebut mengajarkan dan mengingatkan kepada saya apa itu yang disebut anomali, hukum pareto 20:80, peristiwa the black swan serta berbagai peristiwa kelangkaan lainnya.

Kemudian memberi tanya besar pada diri, “Apa iya saya memang bagian dari pareto yang 20?”, kalau bukan maka saya harus beranjak dari bagian yang 80 menuju bagian yang 20 tersebut, kalau iya, tetap saja tidak pernah tahu selain harus memulai, dan mewujudkan sebagai bukti nyata menjadi bagian yang 20 tersebut.

Atau bagaimana menjadi sebuah peristiwa langka black swan yang muncul hanya pada rentang waktu tertentu, tidak sebentar, dan tidak terencana–tapi spontanitas! tetap saja harus ada proses yang harus dijalani karena tidak peristiwa manapun yang kebetulan, sebab pena telah diangkat dan tinta telah mengering. “Anomali?”, apa iya menjadi bagian anomali yang muncul dari rata-rata yang ada tanpa berbuat apa-apa.

Sebuah Anomali

Mungkin memang imajinasi diri yang terlampaui berlebih–memenuhi kapasitas pikir alih-alilh bertindak!–ketimbang mencicil proses dari bagian yang 80 menuju yang 20, dari peristiwa biasa white swan menuju peristiwa black swan atau muncul sebagai anomali di tengah rata-rata. Bermimpi panjang tanpa bangun untuk memulai adalah ilusi yang benar-benar nyata! Tidak memulai adalah pemastian atas tidak adanya yang diwujudkan, apapun itu, selain tidak lebih berwujud sebagai bentuk penyesalan.

Mengutip salah satu judul pada buku Poke The Box-nya Seth Godin:

Kapan Anda dapat memulai?

Segera masih kurang baik dibandingkan sekarang juga.[]

Sumber Gambar: 1| GettyImages 2| Thingsweforget

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s