Mencipta Gua Peradaban

Sepertinya jaman dulu gua menjadi sebuah tempat favorit manusia untuk berpikir, berlindung, sejenak memisahkan diri dari lingkungan atau rutinitas, ataupun berkhalwat (mengasingkan diri) dari kondisi masyarakat yang jahil. Melihat yang pertama,  sirah Rasul  yang sering mengunjungi Gua Hira yang terletak di Jabal Nur dalam mendekatkan diri kepada Allah hingga menerima wahyu pertama dari Allah. Lalu yang kedua, kisah para pemuda Kahfi yang menjadikan Gua sebagai tempat persembunyian dari raja yang lalim hingga mereka tidur pulas selama sekian ratus tahun dan mendapati bangun pada masa yang memiliki raja yang adil.

 

Dari kisah-kisah tersebut, menggugah imaji saya untuk mencari gua di tengah hiruk pikuk sekarang ini. Tapi mungkin susah kali ya, mencari gua-gua seperti itu di Jakarta sekarang ini. hehehe.

 

Mungkin sekarang adalah saatnya kita menciptakan gua-gua (the caves) yang lebih hebat dengan dapat menjadi mandiri dalam berbagai hal dari pemenuhan pangan, energi, air, pendidikan, sandang dan seluruh aspek dari kehidupan kita. Agar tidak ketergantungan pada kapitalis dan pemerintahan yang lalim di luar dari gua peradaban kita 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s