Sepedaan track Moch Kahfi II – Setu Babakan – Srengseng Sawah

Ceritanya sekarang ini lagi mulai sepedaan tiap hari, sesuai judul post kali ini yang merupakan rute harian saya kalo pagi-pagi bersepeda. Keluar rumah sekarang sepertinya engga cukup lagi kalau harus bilang wow, soalnya begitu masuk jalur moch kahfi II ruas jalannya udah padet banget sama yang namanya motor sama mobil. Jadi alamat nyelip-nyelip deh kalo harus sepedaan jam berapapun di jalan yang jadi akses alternatif Jakarta-Depok dan sebaliknya.

Uniknya kalo naek sepeda, meski agak ngalangin jalan buat pengendara lain, motor sama mobil engga ada yang ngasih suara klaksonnya buat saya  Mungkin karena engga tega kali ngeliat sepeda yang engga bisa klakson balik 😀 hehehe..

Nah, dari rute moch kahfi berlanjutlah menuju setu babakan yang merupakan kampung kebudayaan betawi kental yang tersisa dari gerusan kebudayaan yang menggempur,   , disini semua rumahnya masih nuansa khas betawi tempo doeloe, dan kalau mau nyari yang namanya kerak telor, toge goreng, soto betawi ataupun nasi ulam dijamin gampang deh dapet disini.

Setu babakan ini jadi magnet juga buat orang-orang yang mau nyari rekreasi alternatif, semacam danau-danauan karena setu itu memang danau buatan. Disini kita bisa mancing, naik perahu bebek-bebekan ataupun sekedar memandang indahnya penampakan matahari terbenam di atas danau yang luasnya 30 hektar sambil minum es kelapa kopyor kalo sore-sore.

Untuk lengkapnya tentang setu yang satu ini nanti saya buat khusus deh postingannya. Jalur sepedaan disini yang serunya adalah jalannya rapih, sambil denger musik depape via  headset disuguhi pula ketenangan danau yang sesekali diselingi para pemancing mania, nelayan-nelayan yang lagi jala ikan dan segala hal lainnya tentang nuansa perkampungan yang masih kental. Kekontrasan ini bisa didapat dari melintasi gapura masuk dari jalan moch kahfi II yang sudah padat dengan memasuki kompleks perkampungan budaya Betawi.

Dari setu babakan ini, track-nya menembus ke jalan srengseng sawah yang mengembalikan kondisi keramaian kembali pada umumnya. Untuk sementara si, ini track favorit saya. Mungkin nanti lanjut ke hutan UI, tapi kalau kaki ini udah cukup biasa genjot sampe jarak sejauh itu. Kalau ada yang rumahnya deket track yang saya ambil tiap pagi ini, mungkin ada yang mau bareng 🙂 ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s