Nge-deprak @PPHUI (Pusat Perfilman H Usmar Ismail) Kuningan

Lagi nunggu sebuah acara dimulai di @PPHUI ini, Beyond The Inspiration oleh Felix Siuaw menjadi pilihan teman menunggu. Sedikit terkoneksi antara apa yang sedang dibaca dengan kondisi apa yang terasa. Tentang kondisi yang terjadi dengan masyarakat sekarang ini, tentunya saya juga jadi bagian dari masyarakat ini. Kondisi yang timbul atas pilihan setiap orang dalam mendapatkan sesuatu dari perjalanan hidupnya.

Ada hukum Allah yang berlaku untuk seluruh manusia, tanpa membedakan manusia beriman maupun tidak kepada-Nya. Meskipun begitu, akan selalu ada beda atas apa-apa yang dialami oleh seorang muslim dengan yang tidak tentunya.

Dalam sebuah acara yang bertemakan kekreatifan, menginspirasi, maupun perkembangan IPTEK dalam sebuah peradaban. Kita tertinggal (baik sebagai individu maupun kelompok) dengan cepat dan pasti. Banyak faktor yang menjadikan kita mundur ataupun jalan di tempat. Dan pastinya butuh perencanaan bagi para pelaku yang menginginkan dan menjadikan kita seperti ini sekarang (keinginan yang diiring kemantapan untuk menjadikan).

Kondisi ini adalah buah dari akumulasi pertumbuhan yang terjadi di masa lalu, sebab hukum sebab-akibat tetaplah berlaku. Dan terbaik dari yang bisa kita rencanakan serta pikirkan sekarang adalah menjadikan masa depan sebagai perwujudan terbaik yang harus kita benahi secara berkelanjutan, dengan mempelajari pola-pola sejarah sebagai evaluasi untuk merevisi.

Mengolah kelemahan dengan kelebihan yang ada, dengan konsep bermain seperti puzzling, bisa menjadi alternatif suatu cara atas problema. Terpentingnya lagi adalah kesungguhan dan keseriusan untuk melakukan tindakan nyata, bukan sekedar mengkhayal, dan juga bukan sekedar berharap atau menginginkan  menjalankan kebaikan  yang biasa akan menghantarkan pada hal yang luar biasa pada akhirnya. Tentu tidak semudah dan secepat itu. Ada proses dan waktu yang harus diolah agar dapat bekerja dalam mekanisme perubahan ini. Dibutuhkan latihan dan pengulangan dalam menciptakan kebiasaan-kebiasaan guna mendukung mekanisme tersebut. Untuk itulah kita harus berpikir untuk berencana, serta bertindak untuk berkarya.

Latihan yang baik, merupakan komponen yang start-up yang penting. Untuk mendapatkan start-up ini dibutuhkan pedoman atau petunjuk dari hasil pengulangan metode pelatihan yang telah terbentuk. Dan telah turun kepada kita bentuk kasih sayang Allah tersebut, melalui pedoman Al-Qur’an dan role model dari pedoman tersebut sang kekasih tercinta Rasulullah. Bentuk kasih sayang ini bukan hanya terekam melalui hapalan saja tentunya, melainkan meresap hingga membentuk karakter diri seutuhnya. Mengembalikan fungsinya sebagai pedoman dan petunjuk serta contoh atas kehidupan. Hingga ke fungsi pemandu atas tujuan secara personal maupun kolektif, kita sebagai khalifah atas apa-apa yang diembankan pada tiap sisi penghidupan perjalanan kita.

Wallahualam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s