Hari Ke 25

Hari ke 25 dari bulan Januari belum menghantarkan  kepada sebuah pengembangan kehidupan yang baru (yang lebih baik tentunya),  belum merasa lebih baik dari hari kemarin ataupun tahun kemarin. Upaya yang saya lakukan di bulan Januari ini masih berkisar dengan ber uzlah kepada tindakan-tindakan meninggalkan hal-hal yang menyi-nyiakan. Sayangnya, masih belum terbiasa dengan kebiasaan yang baru , dimana kebiasaan sebelumnya masih menghantui dan merayu untuk kukuh pada kebiasaan sebelumya.

 

Pada upaya kebiasaan baru ini adalah bagaimana untuk terus membaca dan mau belajar mengulas ilmu-ilmu terdahulu (yang saya anggap bisa, ternyata banyak hal yang saya belum tahu dan bahkan merasa sudah tahu akibat kesombongan ini). Cukup banyak hal yang saya coba baca kembali dari hal yang sudah saya pernah baca sebelumnya dan belum pernah saya baca samasekali (tersentuh tepatnya).

 
Pertama, adalah buku biografi Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacton yang mengisahkan kehidupan Jobs dari pertama dilahirkan, dibuang, diadopsi dan kematiaanya yang disebabkan oleh kanker. Kehidupannya penuh dinamika dan perjuangan, banyak hal yang dilewatinya selayaknya manusia-manusia lain pada umumnya. Kehidupannya yang penuh luka dan konflik mempengaruhi karakternya dalam mempengaruhi dan menyakiti dalam hubungan kehidupannya.

 
Kedua, adalah buku Risalah Nabi yang berjudul Muhammad oleh Martin Lings, buku ini adalah salah satu buku yang sangat layak dibaca dikarenakan tutur bahasa yang indah serta penjabaran kronologi kehidupan Rasulullah yang begitu hebat dalam menyampaikan firman Allah dalam mukjizat terbesar yaitu Al-Quran melalui manusia terbaiknya, yang akhlaknya merupakan karunia kasih sayang yang menghantarkan manusia pada peradaban yang luar biasa.

 
Ketiga, adalah buku Economic Development yang diterjemahkan menjadi Ekonomi Pembangunan, ilmu ini adalah salah satu cabang ilmu baru yang dikembangan berdasarkan kebutuhan keadaan dunia saat ini. Ekonomi Pembangunan berbeda dengan ilmu ekonomi politik atau ekonomi sendiri pada umumnya. Ekonomi Pembangunan ini mengarahkan pada pergerakan (movement) dunia ketiga yaitu negara berkembang yang termasuk diantaranya adalah negara-negara pada Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, serta hampir seluruh Asia (kecuali Asia Timur) dalam menyongsong kekuatan perekonomian.

 

Pembangunan Ekonomi yang telah salah banyak disalahartikan oleh banyak orang termasuk para ekonom sendiri. Pada awalnya pembangunan ekonomi diharapkan setiap negara dapat mencapai GNP (Gross National Product) yang tinggi, padahal seyogyanya pembangunan ekonomi tidak diukur berdasarkan pada tingkat dan pertumbuhan GNP secara keseluruhan maupun perkapita saja. Hal penting dari sebuah perkembangan ekonomi pada sebuah negara adalah sejauh manakah pendapatan telah didistribusikan ke segenap penduduk lapisan masyarakat, siapa saja yang telah menikmati manisnya pembangunan, jangan sampai kesenjangan terjadi dimana hampir 80% pendapatan nasional sebetulnya merupakan hasil dari 20% jumlah penduduk yang ada, dan 20% sisa dari pendapatan nasional merupakan hasil 80% jumlah penduduk yang merupakan ketimpangan dari jumlah pendapatan yang dihasilkan.

 
Keempat, adalah buku serta artikel-artikel dari Perencanaan Pengembangan Wilayah, berhubung topik dari buku keempat ini merupakan salah satu mata kuliah yang saya tempuh di semester ini. Maka pemikiran saya beberapa pekan hingga ke depannya sepertinya akan penuh oleh ide-ide pengembangan wilayah. Perencanaan Pengembangan Wilayah (PPW) adalah sebuah pengertian dimana wilayah pada sebuah negara dapat ditingkatkan baik secara denotasi maupun konotasinya, dan hal ini memerlukan perencanaan yang memenuhi dari pertanyaan apa (what), dimana (where), kapan (when), siapa (who) dan how (bagaimana). Tujuan dari PPW sendiri tidak jauh dari tujuan pemenuhan ekonomi secara merata. Dan hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi pembangunan.

 
Kelima, buku yang berjudul Marketing 3.0 dimana Kotler seorang marketer ternama yang berkontribusi pada penulisaan buku ini, menjelaskan perkembangan marketing yang terjadi di dunia saat ini. Pemaparan menjelaskan tentang gelombang kehidupan manusia yang terbagi dalam tiga gelombang menurut Alvin Toffler. Gelombang pertama adalah era Agrikultur, dimana modal yang paling penting adalah tanah untuk pertanian (ada hal yang unik dari buku yang pernah saya baca yang berjudul Tuhan dalam Gen kita yang ditulis oleh Kazuo Murakami Ph.D yaitu bahwa pada salah satu bagian di bukunya mengisahkan seorang peneliti Jepang yang mengembangan sistem penanaman baru yaitu hidroponik yang pada penanaman tanaman tomat pada media air dapat menghasilkan produksi buah yang 1000 kali lebih banyak, inilah hebatnya perkembangan teknologi).

 

Gelombang kedua adalah era Industri yang terjadi setelah revolusi Industri yang terjadi setelah revolusi Industri di Inggris dan daratan Eropa lainnya.

 

Gelombang ketiga adalah era Informasi, dimana pikiran, informasi dan teknologi adalah jenis-jenis modal yang sangat penting bagi keberhasilan. Saat ini ketika menuju gelombang ke empat, yang berorientasi pada kreativitas, budaya, warisan leluhur dan lingkungan.

 

Setelah itu dijelaskan bahwa strategi marketing pun berbanding linier terhadap gelombang kehidupan manusia dimana marketing terbagi menjadi tiga versi. Pertama adalah marketing 1.0 yang merupakan product-centric dimana produk adalah fokus utama dari sebuah perusahaan yang memproduksi secara massal tanpa terlalu banyak intervensi dari konsumen, marketing 2.0 merupakan consumer-centric dimana intervensi konsumen mulai memegang kendali pada produk yang akan dihasilkan serta melibatkan pada tingkat pelayanan konsumen, marketing 3.0 adalah human-centric dimana produk lebih dilibatkan sebagai sebuah filosofi kemanusiaan penting dalam aspek produksinya melibatkan pada lingkungan yang berkelanjutan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s